Rabu, 20 Maret 2013

PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA


SDM adalah kemampuan terpadu dari daya pikir & daya fisik yg dimiliki individu. Perilaku & sifat seseorang ditentukan oleh keturunan & lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya. Jika:
·         IQ < 79 à kecerdasannya kurang
·         IQ 80 – 119 à kecerdasannya sedang
·         IQ > 120 à kecerdasannya tinggi / jenius

Istilah fisis : cara seseorang menilai lingkungannya (bawahan)
·         Jika fisis rasa lebih dominan dari fisis pikir à like or dislike (subjektif)
·         Jika fisis pikir lebih dominan dari fisis rasa à right or wrong (objektif)

Manusia adalah orangnya, sedangkan SDM adalah kemampuan totalitas daya pikir & daya fisik yg terdapat pd orang tsb. Secara klasik definisinya adalah perencanaan pd dasarnya merupakan pengambilan keputusan sekarang tentang hal-hal yg akan dikerjakan di masa depan. Perencanaan merupakan masalah memilih, yaitu memilih tujuan & cara terbaik untuk mencapai tujuan tsb dari beberapa alternatif yg ada. Perencanaan SDM : langkah-langkah tertentu yg diambil oleh Manajemen guna menjamin bahwa tersedia TeKer yg tepat untuk mmenduduki berbagai kedudukan, jabatan & pekerjaan yg tepat pd waktu yg tepat dlm rangka pencapaian tujuan & berbagai sasaran yg telah & akan ditetapkan. Perencanaan SDM untuk menetapkan program pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan & pemberhentian karyawan. PSDM merupakan fungsi pertama & utama dari MSDM.

Manfaat:
1.    Organisasi dapat memanfaatkan SDM yg sudah ada dlm organisasi secara lebih baik. Kegiatan PSDM perlu diawali dgn kegiatan inventarisasi tentang SDM yg sudah ada utk pemanfaatan pelaksanaan tugas-tugas sekarang & dimasa depan
2.  Melalui PSDM yg matang, produktivitas TeKer yg sudah ada dapat ditingkatkan, mis. peningkatan keterampilan
3.  PSDM berkaitan dengan penentuan kebutuhan akan TeKer di masa depan, baik dlm arti jumlah & kualifikasinya untuk mengisi berbagai jabatan & menyelenggarakan berbagai aktivitas baru kelak, selain itu diperlukan estimasi yg tepat tentang perubahan-perubahan yg diperkirakan akan terjadi  yg berdampak bagi usaha & kegiatan organisasi
4.    Salah satu segi MSDM yg dirasakan semakin penting ialah penanganan informasi ketenagakerjaan sampai dengan perencanaan jenjang karier
5.   Penelitian yg dilakukan untuk PSDM, menimbulakn pemahaman yg tepat mengenai situasi pasar kerja, mis. tiingkat upah & gaji
6.    Merupakan dasar bagi penyusunan program kerja bagi satuan kerja yg menagani SDM dlm organisasi, demi peningkatan kemampuan organisasi mencapai tujuan & berbagai sasarannya 

PENTINGNYA PSDM
Dilihat dari kepentingan perseorangan, dengan PSDM ia dapat menetapkan tujuan yg ingin dicapainya, sehingga kegiatan – kegiatannya akan lebih terarah, efektif & efisien. Berdasarkan kepentingan Perusahaan PSDM dapat meningkatkan daya guna & hasil guna dalam mencapai tujuan Perusahaan melalui kualitas, kuantitas & penempatan pegawai tepat sesuai kebutuhan Perusahaan & kontrol terhadap karyawan. Sedangkan dari kepentingan Nasional, kemajuan suatu negara terletak pd keunggulan SDM, semakin tinggi mutunya, kemajuan negara semakin cepat pula 

TUJUAN PSDM

1.          Menentukan kualitas & kuantitas karyawan yg akan mengisi  semua jabatan di Perusahaan
2.          Menjamin tersedianya TeKer masa kini maupun masa depan, sehingga setiap pekerjaan ada yg mengerjakannya
3.          Menghindari terjadinya mismanajemen & tumpang tindih dlm pelaksanaan tugas
4.          Mempermudah kordinasi, integrasi & sinkronisasi sehingga produktivitas kerja meningkat
5.          Menghindari kekurangan / kelebihan karyawan
6.          Menjadi  pedoman dlm menetapkan program penarikan, seleksi, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan & pemberhentian karyawan
7.          Menjadi pedoman dlm melaksanakan mutasi (vertikal atau horizontal) & pensiun karyawan
8.          Menjadi dasar dalam melakukan penilaian karyawan

METODE PSDM
Metode Non – Ilmiah :
1.          Pengalaman
2.          Imajinasi
3.          Perkiraan-perkiraan

Metode Ilmiah :
1.          Analisis data
2.          Analisis informasi
3.          Forecasting

Perencanaan SDM baru dapat dilakukan dengan baik & benar jika informasi-informasi berikut ini diperoleh:
1.   Job analysis : aktivitas pekerjaan, standard pekerjaan, konteks pekerjaan, persyaratan personalia & alat-alat yg digunakan
2.      Organisasi : tujuan, jenis, dasar struktur organisasi, rentang kendali, kepemimpinan, jumlah karyawan
3.      Situasi  persedian TeKer : persediaan & tingkat kemampuan SDM, kebijakan perburuhan & kompensasi Pemerintah, tingkat-tingkat pendidikan SDM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar